microsoft excel

Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet

B. Fungsi Microsoft Excel

1. Kalkulasi, dengan program ini kita bisa melakukan kalkulasi atau penghitungan dengan mudah, baik penghitungan yang sederhana maupun dengan rumus – rumus yang sangat kompleks.

2. Grafik, dengan program ini kita bisa mempresentasikan data kita dalam bentuk grafik yang komunikatif.

3. Komunikasi, dengan program ini kita juga bisa berkomunikasi dengan pengguna (user) lain.Program ini sudah dirancang untuk bisa saling bertukar informasi dalam bentuk jaringan dimana orang lain bisa membuka lembar kerja kita dari terminal (komputer) yang berlainan,bahkan ia juga bisa melakukan perubahan pada lembar kerja yang sama pada saat yang bersamaan pula.

4. Internet,suatu saat mungkin kita akan mengirim data dalam bentuk tabel atau grafik pada orang lain di tempat di seluruh dunia,Microsoft Excel bisa melakukanya dengan baik sekali.

5.      Jumlah kondisi pada fasilitas format kondisional, Excel versi terbaru ini hanya dibatasi oleh kapasitas memori, sebelumnya hanya ada 3 kondisi.

6.      Jumlah level pada fasilitas Sort atau pengurutan data, saat ini sampai 64 level, bandingan dengan versi sebelumnya yang hanya 3 level.

7.      Jumlah daftar pada menu drop-down dalam fasilitas Filter bisa mencapai 10.000, sebelumnya hanya 1.000.

8.      Maksimal jumlah karakter dalam sebuah formula diperbolehkan sampai 8.000, sebelumnya hanya 1.000 karakter.

Istilah-istilah dalam Excel

a)      Cell : merupakan bagian terkecil dari worksheet yng dapat diisi dengan jumlah karakter (max. 255 karakter) isi cell dapat berupa value, formula atau text. Contoh : cell A3, cell D5

b)      Worksheet (lembar Kerja) : merupakan kumpulan dari 256 kolom dan 65536 baris.

c)      Workbook (buku kerja) : merupakan kumpulan dari 256 worksheet (berlabel sheet1 sampai sheet 256)

d)     Range : merupakan sekelompok cell yang akan mendapataksi sama sesuai perintah yang anda jalankan. Pemberian alamat/ address dilakukan mulai dari cell sudut kiri atas sampai cell sudut kanan bawah. Contoh : A4:D6 → range mulai dari cell A4 sampai cell D6

e)      Alamat Relatif : merupakan alamat yang jika dituliskan kedalam bentuk rumus atau fungsi akan berubah jika dicopy ke cell lain.
Contoh : cell berisi formula A5*6 ,B3 dicopy ke C5 formula pada C5 berubah menjadi B8*6

f)       Alamat Semi Absolut : merupakan alamat yang dituliskan dengan tanda $ didepan baris atau kolomsehingga nilai tidak akan berubah.
Contoh : Cell B1 berisi formula $A1*7,B1 dicopy kan ke D5 formula pada D5 menjadi $A5*7

g)      Alamat Absolut : merupakan alamat yang dituliskan dengan tanda $ didepan baris dan kolom.tekan tombol F4 untuk menghasilkan alamat absolut pada formula bar. Contoh : cell B1 berisi formula $A$1&5,B1 dicopy kan ke C3 formula pada C3 menjadi $A$1*5

h)      Name Box : menunjukkan pada cell/ range yang aktif saat itu. Anda dapat juga membuat nama range melalui kotak nama disebelah kiri formula bar. Contoh : Holla nama lain range A5:G7

E. Tombol    Fungsi :

·         ← ↑ → ↓    Pindah satu sel ke kiri, atas, kanan atau bawah

·         Tab    Pindah satu sel ke kanan

13px; line-height: 19px; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;”>·         Enter    Pindah satu sel ke bawah

·         Shift + Tab    Pindah satu sel ke kiri

·         Shift + Enter    Pindah satu sel ke atas

·         Home    Pindah ke kolom A pada baris yang sedang dipilih

·         Ctrl + Home    Pindah ke sel A1 pada lembar kerja yang aktif

·         Ctrl + End    Pindah ke posisi sel terakhir yang sedang digunakan

·         PgUp    Pindah satu layar ke atas

·         PgDn    Pindah satu layar ke bawah

·         Alt + PgUp    Pindah satu layar ke kiri

·         Alt + PgDn    Pindah satu layar ke kanan

·         Ctrl + PgUp    Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar berikutnya

·         Ctrl + PgDn    Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar sebelumnya.

2.         Macam-macam formula

1. =SUM(…)

Fungsinya        : Untuk melakukan penjumlahan

Bentuk umum : =SUM(range sel)

Contoh            : Misalkan kita akan menjumlahkan dari sel H5

sampai sel H15

Penulisan         : =SUM(H5:H15)

2. =COUNT(…)

Fungsinya        : Untuk melakukan counter

Bentuk umum : =COUNT(range sel)

Contoh            : Misalkan kita akan menghitung jumlah pegawai

yang berada di sel B5 sampai sel B15

Penulisan         : =COUNT(B5:B15)

3. =MAX(…)

Fungsinya        : Untuk mencari nilai maksimum (terbesar)

Bentuk umum : =MAX(range sel)

Contoh            : Misalkan kita ingin menetukan nilai terbesar dari

sederetan sel yang berada di sel F1 sampai sel

F17

Penulisan         : =MAX(F1:F17)

4. =MIN(…)

Fungsinya        : Untuk mencari nilai minimum (terkecil)

Bentuk umum : =MIN(range sel)

Contoh                        : Misalkan kita ingin menentukan nilai terkecil dari

sederetan sel yang berada di sel F1 sampai sel F17

Penulisan         : =MIN(F1:F17)

5. =AVERAGE(…)

Fungsinya        : Untuk mencari nilai rata-rata

Bentuk umum : =AVERAGE (range sel)

Contoh            : Misalkan kita ingin mengetahui nilai rata-rata dari

sel A11 sampai A17

Penulisan         : =AVERAGE(A11:A17)

6. =ABS(…)

Fungsinya        : Untuk mengubah angka-angka yang ada dalam

daftar argumennya menjadi bilangan mutlak

(absolut)

Bentuk umum : =ABS(range sel)

Contoh            : Misalkan kita bermaksud mengetahui secara

mutlak dari sel yang kita aktifkan, misal di sel

F17

Penulisan         : =ABS(F17)

7. =SQRT(…)

Fungsinya        : Untuk menghitung akar dari bilangan X. Bilangan

X tidak boleh negatif

Bentuk umum : =SQRT(range sel)

Penulisan         : = SQRT(25)

8. =IF(…;…;…)

Fungsinya        : Untuk mengecek apakah nilai yang kita gunakan

sebagai kunci benar atau salah (memenuhi syarat

atau tidak)

Bentuk umum: =IF(logical_test ; Value_if_true ; Value_if_false)

Contoh            : Misalkan kita akan membandingkan nilai di suatu

sel yang berada di sel F17, tentang kriteria siswa

dinyatakan lulus atau gagal dengan ketentuan

sbb.Jika nilai rata-rata siswa lebih besar sama

dengan 60, maka siswa dinyatakan LULUS, dan

sebaliknya.

Penulisan         : =IF(F17>=60:”LULUS”;”GAGAL”)

(artinya jika kolom F17 lebih besar sama dengan

60, maka LULUS, jika kurang dari 60, maka

GAGAL)    

Blog at WordPress.com.

Up ↑

Design a site like this with WordPress.com
Get started